Kembali
×
Pemkot Pariaman Kembangkan Posyandu Lansia
04 Mei 2021 14:42 WIB

Geriatri.id – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat mengembangkan pos pelayanan terpadu (posyandu) lansia. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten terhadap mereka.

Asisten II Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Pariaman Sumiramis menerangkan, berdasarkan data Bappenas 3 tahun terakhir, jumlah Lansia di Indonesia, tahun 2015 mencapai 8,5%. Di tahun 2019 angka tersebut meningkat menjadi 9,7% dan tahun 2020 naik mencapai 10% dari jumlah penduduk. 

"Ini menunjukkan Indonesia memasuki negara 'aging society' atau berpenduduk tua," ujar Sumiramis, dalam acara Lokakarya Posyandu Lansia Kota Pariaman, yang digelar Senin (03/05/2021).

Dia memaparkan dari data di atas terdapat 13,3% Lansia sehat yang bisa menjalankan aktivitas sehari-hari. Sementara sejumlah 61,6% lansia lainnya, menjelang renta dimana kebutuhannya mesti dibantu. Kemudian 25% lainnya termasuk renta dan tidak bisa melakukan aktifitas sehari-hari.

Di Pariaman, papar Sumiramis, jumlah lansia di tahun 2020 mencapai 9.868 orang atau setara 14,3% penduduk kota. Dari jumlah itu, lansia yang termasuk lansia mandiri mencapai sejumlah 5.960 jiwa (60,4%). 

"Lansia dengan kemandirian dibantu 414 jiwa (4,2%) dan Lansia yang renta atau sudah tidak dapat lagi melakukan aktivitas sehari-hari sebanyak 69 jiwa (0,7%)," kata Sumiramis, saat menyampaikan laporannya.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Pariaman Genius Umar mengatakan, kesejahteraan kelompok lanjut usia memiliki arti penting dalam konteks pembangunan. Karena itu dibutuhkan strategi perencanaan pembangunan yang mengintegrasikan kepentingan pelayanan bagi kelompok lansia.

Kota Pariaman, ujar Umar, mempunyai Program Strategis Kesehatan Lansia, mulai dari Pengembangan dan penguatan pelayanan dasar melalui pengembangan Puskesmas yang menyelenggarakan pelayanan Santun Lansia, Pengembangan Pelayanan rujukan di Rumah Sakit melalui RS yang mempunyai Pelayanan Geriatri,” tambahnya.

Program lainnya yakni peningkatan Pelayanan Home Care yang terintegrasi dalam perawatan kesehatan masyarakat, pengembangan pelayanan Long Term Care, dan peningkatan pelaksanaan kegiatan di Posyandu Lansia.

Kemudian ada juga program peningkatan pemberdayaan Lansia dalam keluarga/masyarakat, peningkatan pelayanan integrasi dengan lintas program, peningkatan kemitraan dengan lintas sektor, tokoh masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi masyarakat, swasta dan sebagainya.

Berikutnya adalah program Penguatan Pencatatan dan Pelaporan yang dilihat melalui responsivitas daerah terhadap ketersediaan dan kelengkapan data. "Semoga, dengan adanya kegiatan lokakarya ini, akan lebih memperhatikan terhadap keberadaan lansia di Kota Pariaman secara aktif serta terjaga dan terhindar dari penyakit yang dapat membahayakan," tegas Umar.

(Geriatri.id)

foto: ilustrasi pelayanan kesehatan lansia (depositphotos)

Artikel Lainnya
Artikel
17 Mei 2021 19:18 Wib
Artikel
17 Mei 2021 06:11 Wib
Tags
lansia
lansia sehat
merawat lansia
geriatri
posyandu lansia