Kembali
×
Terapi Spiritual Atasi Depresi pada Lansia
06 Januari 2021 07:51 WIB

Geriatri.id--Depresi pada lanjut usia (lansia) dapat menyebabkan gangguan fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Studi dari Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya menyatakan bahwa  terapi  kognitif  spiritual  menurunkan depresi  pada  lansia.  

Penelitian ini dilakukan Ratna Sari Rumakey, Merryana Adriani, dan Retno Indarwati dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga Surabaya di panti wreda Jambangan Surabaya. Penelitian ini dimuat dalam Jurnal Penelitian Kesehatan, Suara Forikes bertajuk Pengaruh Terapi Kognitif Spiritual Terhadap Penurunan Depresi pada Lansia di panti Werdha.

Berdasarkan  hasil  penelitian  tersebut  peneliti  berpendapat  bahwa  terapi  kognitif  spiritual  menurunkan depresi  pada  lansia.  “Berdasarkan  temuan,  profesi  perawat  dapat  menggunakan  terapi  kognitif  spiritual untk menjadi salah satu intervensi indepnden keperawatan karena mudah dan aman,” demikian ditulis peneliti.

(Baca juga: Kenali Gejala Depresi pada Lansia)

Ada 10  lansia dalam panti wreda Jambangan sebagai kelompok kontrol tanggal 20 Mei –1 Juli 2019. Terapi kognitif spiritual merupakan terapi yang disesuaikan dengan  kondisi lansia dengan depresi dan dimodifikasi  dengan  aspek  spiritual.  Terapi  ini  dilaksanakan  lima  kali  pertemuan,  yang  terdiri  dari satu pertemuan  untuk  internalisasi  QS  Ar–Rahman  dengan memaknai  dan  mendengarkan  dan empat  pertemuan terapi  kognitif. 

Tahap  kedua  mengidentifikasi  penyebab  depresi  yang  dialami  dan  dirasakan  oleh  lansia  dengan  cara mengidentifikasi   seluruh   pikiran   negatif   yang   mengakibatkan   mekanisme   koping   yang   inefektif.   

Hasil didapatkan  sebagian  besar  lansi  mengatakan    bosan  berada  di  panti,   tidak  di  ijinkan  keluar,  dari  pada  hidup seperti  ini  mendingan  mati,  tidak  memiliki  keluarga  dan  tidak  ada  yang  di  harapkan.  Tujuan  dari  tahap  ini perawat  membantu lansia menyadari dan memantau pikiran dan perasaan sediri tentang depresi  yang di alami.  

Tahap  ketiga  lansia  dapat  menggunakan  tanggapan  rasional  terhaap  pemikiran  negatif  yang  di  alami,  Hasil didapatkan  sebagian  besar  lansia  dengan  depresi  mengatakan  pasrah dengan  keadaan    dan  mengikuti  aturan yang suda di tetapkan di panti. 

Tahap ke  empat  maanfaat tanggapan rasional terhadap pemikiran negatif  yang ada pada lansia hasil yang di dapat lansia menyadari suda tidak ada keluarga yang mengurusnya. Tahap  selanjutnya  peran  perawat  membantu  mengarahkan  lansia  dengan  menggalih/memodifikasi beberapa  alternatif  ide  yang  dimiliki  oleh  klien  untuk  mengatasi  manifestasi  gangguan  alam  perasaan yang  di rasakan  sehingga  menghasilkan  solusi  positif  bersumber  dari  diri  klien.  

Hasil  yang  didapatkan  sebagian  besar lansia dengan depresi  mengatakan teman-teman yang  ada di  panti  adalah keluarga  sendiri  yang sangat  peduli.  Hasil  penelitian  menunjukan  adanya  perbedaan  yang  bermakna  penurunan  depresi  pada  saat sebelum dan sesudah intervensi terapi antar kelompok. (ymr)

Artikel Lainnya
Artikel
24 Januari 2021 09:48 Wib
Artikel
21 Januari 2021 07:22 Wib
Tags
lansia
depresi
unair
geriatri
lansia sehat
lansia bahagia
merawat lansia
berita lansia