Kembali
×
Dok, Alas Kaki yang Baik untuk Lansia itu yang Seperti Apa sih?
16 November 2020 08:03 WIB

Anda ingin membelikan orangtua Anda sepatu atau sandal baru? Perhatikan dulu hal-hal berikut ini agar orangtua Anda merasa senang dan nyaman memakainya.

Dari segi kesehatan, alas kaki yang ideal untuk  lansia adalah yang aman untuk mereka pakai. Dan syarat utama keamanan itu adalah ukuran yang pas. Sebab, kaki lansia lebih rentan lecet apabila sandal/sepatu yang dipakainya terlalu sempit, namun juga bisa mudah jatuh jika kebesaran (longgar).

Uniknya, nomor sepatu untuk lansia bisa berubah karena secara alamiah ukuran kaki mereka bisa cepat berubah. (Baca selengkapnya: Opa Oma, Sering-Sering Cek Ukuran Kaki ya)

Dalam perbincangan khusus dengan Geriatri.id dan Muhammad Fabila, mahasiswa difabel jurusan Desain Produk Universitas Paramadina, Jakarta, dr. Melinda Harini, Sp.K.F. R., memaparkan kriteria alas kaki yang baik untuk lansia. Sedikitnya ada enam bagian yang harus diperhatikan:

Pertama, cushion (bantalan) di bagian dalam dari sandal/sepatu harus lembut, tidak menimbulkan gesekan. Sebab, kulit lansia yang keriput membuatnya jadi kering karena di bawah kulitnya sudah tidak ada lemak. Kalau kulit kering, mudah sekali lecet jika terkena gesekan,” tutur dr. Melinda.

Kedua, sambungnya, bantalan di bagian bawah harus disesuaikan dengan kondisi telapak kaki. Untuk digarisbawahi, telapak kaki lansia lebih datar/ceper dari sebelumnya, sehingga bantalan sandal/sepatu agar dibuat supaya lengkungnya terbentuk kembali.

Ketiga, walaupun tidak semua, kalau ada kaki lansia yang bentuknya berputar ke dalam, maka perlu tambahan cushion lagi yang khusus supaya balik keluar, dan pergelangan kakinya lurus lagi.”

Bagian lain yang tak kalah penting dari sandal/sepatu lansia adalah sol-nya. Karena lansia lebih mudah terjatuh, maka sol sepatu harus akomodatif – tidak licin, harus seret (mencengkram) ke lantai. "Jadi, kalau ada percikan air sedikit saja, tidak gampang jatuh (terpeleset).”

Kondisi lain pada lansia adalah mereka lebih sulit membungkuk. Jadi, sepatu/sandal yang bisa langsung dipakai dalam keadaan berdiri atau duduk akan lebih baik ketimbang mereka harus membungkuk atau berjongkok terlebih dulu. Dengan demikian, tali, strap (perekat), kancing dan sebagainya, bukanlah sebuah kebutuhan.

Terakhir, karena kulit lansia sudah keriput, bagian toe box (ruang untuk jari-jari kaki) harus lebih besar. Kalau kekecilan atau sempit nanti akan menimbulkan gesekan-gesekan yang malah bikin kulit lecet. Model alas kaki boleh tertutup atau terbuka, tidak masalah. Yang penting bagian jari-jari kakinya cukup lebar,” terang dr. Melinda. (a2s)

Artikel Lainnya
Artikel
24 November 2020 16:31 Wib
Artikel
23 November 2020 07:22 Wib
Artikel
22 November 2020 10:39 Wib
Tags
kaki lansia
sepatu sandal lansia
geriatri
dr. Melinda Harini