Kembali
×
Yuk Mengenal Apa Itu Frailty
25 September 2020 11:00 WIB

Geriatri.id - Frailty atau kerapuhan pada lansia dapat membahayakan kehidupan lansia. Pada kasus Covid-19 misalnya, lansia dengan kondisi frailty lebih rentan terinfeksi Covid-19 dan mengalami perburukan kondisi akibat penyakit tersebut.

"Frailty merupakan kondisi orang usia lanjut yang dicirikan dengan meningkatnya kerentanan terhadap stressor, sehingga mudah mengalami kejadian yang tidak diharapkan, seperti mudah sakit, mudah jatuh dan sebagainya," kata Dr. dr. Nina Kemala Sari, Sp.PD, K-Ger, MPH, kepada geriatri.id, menyambut pelaksanaan Temu Ilmiah Geriatri (TIG) 2020, yang juga akan membahas mengenai 'frailty'.  

Bagaimana mengetahui apakah seorang lansia mengalami frailty atau tidak? dr. Nina menjelaskan, ada lima kriteria kondisi lansia yang menunjukkan adanya frailty pada lansia.

Pertama, terjadi penurunan berat badan yang tidak diharapkan, yaitu penurunan berat badan sebanyak 5 persen dari berat badan pada tahun lalu.

"Orang yang terlalu kurus atau terlalu gemuk juga berisiko lebih tinggi mengalami kerapuhan. Kekurangan berbagai jenis vitamin juga meningkatkan risiko frailty," ujarnya.

Kedua, kondisi mudah lelah, dimana kelelahan terjadi hanya untuk melakukan kegiatan ringan. 

Ketiga, berkurangnya kekuatan genggaman tangan.

Keempat, kecepatan berjalan melambat.

Kelima, aktivitas fisik rendah, lebih banyak duduk, tidak seaktif orang lain.

"Lansia bisa disebut mengalami frailty, jika terdapat minimal 3 dari kriteria tesebut. Bila ada satu atau dua kriteria yang terpenuhi, maka lansia disebut mengalami pre-frailty atau menuju rapu. Jika tidak ada kriteria tersebut sama sekali, maka bisa disebut sebagai lansia bugar," pungkasnya. (mag)

*) Dr. dr. Nina Kemala Sari, Sp.PD, K-Ger, MPH juga akan membahas masalah frailty di acara Temu Ilmiah Geriatri (TIG) 2020, sesi kedua, di hari Minggu 4 Oktober 2020, pukul 12.30.

foto: ilustrasi lansia mengalami kerapuhan (maxpixel) 

Artikel Lainnya
Artikel
22 Oktober 2020 21:28 Wib
Artikel
20 Oktober 2020 15:18 Wib
Artikel
18 Oktober 2020 19:35 Wib
Tags
lansia
lansia sehat
merawat lansia
geriatri
frailty
tig 2020
temu ilmiah geriatri
dr nina