Kembali
×
Waspada Gangguan Berkemih Pada Lansia Dengan Frailty
24 September 2020 09:20 WIB

Geriatri.id - Gangguan berkemih merupakan salah satu dari sindroma geriatri. Dengan bertambahnya usia, terjadi perubahan fungsi dan struktur sistem berkemih pada tubuh sehingga menimbulkan gejala gangguan berkemih.

"Beberapa penelitian menunjukkan risiko gangguan berkemih lebih tinggi pada pasien usia lanjut yang berusia lebih dari 65 tahun dengan kondisi frailty," kata dr. Dina Aprillia Ariestine, M.Ked(PD), Sp.PD-KGer, kepada geriatri.id, Kamis (24/9).

"Frailty atau kerapuhan sendiri merupakan kondisi usia lanjut dengan penurunan cadangan fisiologis dalam berbagai sistem organ tubuh, yang diakibatkan oleh kondisi penyakit kronis, imobilisasi, nutrisi yang kurang, stres, proses menua, atau kombinasi dari semuanya," tambah dr. Dina, yang juga akan menjadi pembicara di perhelatan Temu Ilmiah Geriatri (TIG) 2020, yang akan dimulai pada tanggal 26 September mendatang. 

dr. Dina menjelaskan, gangguan berkemih yang umum dialami lansia: kesulitan menahan berkemih sampai mencapai toilet, keluarnya BAK (buang air kecil) yang tidak diharapkan misalnya saat sedang batuk, hilangnya pengendalian berkemih karena kondisi penyakit, frekuensi berkemih yang lebih sering atau lebih sedikit, serta sering berkemih karena pengaruh obat-obatan

.Ada banyak hal yang dapat menjadi penyebab gangguan berkemih. "Paling sering adalah adanya masalah pada sistem kandung kemih, masalah pada sistem saraf yang mempengaruhi berkemih," ujar dr. Dina.

"Kemudian juga masalah psikis misalnya depresi dan masalah fungsi tubuh yang terganggu, misalnya penyakit radang sendi lutut yang mengakibatkan lansia tidak dapat mencapai toilet pada saat yang tepat," pungkasnya.

foto: ilustrasi gangguan berkemih

Artikel Lainnya
Artikel
22 Oktober 2020 21:28 Wib
Artikel
20 Oktober 2020 15:18 Wib
Artikel
18 Oktober 2020 19:35 Wib
Tags
lansia
lansia sehat
merawat lansia
geriatri
gangguan berkemih
frailty
temu ilmah geriatri
tig 2020
dr dina