Kembali
×
Terlalu Lama Dirawat di Rumah Sakit, Berisiko bagi Lansia
01 April 2019 08:48 WIB

Geriatri.id - Pasien lansia yang mengalami masalah kesehatan yang cukup parah, tentunya perlu mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Mereka mungkin harus menjalani perawatan dalam rentang waktu lama. Bisa berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu lamanya.

Akan tetapi, perlu kita tahu, bila pasien lansia dirawat terlalu lama di rumah sakit bisa memicu suatu risiko, yaitu mereka akan kehilangan kemampuan untuk bergerak. Hal itu diungkapkan Dawne Garrett dari Royal College of Nursing (RCN).

“Menjalani perawatan di ruang perawatan memang disarankan bagi pasien sehingga terkontrol dan dapat segera sembuh serta pulih dari penyakit atau tindakan operasi yang sudah dijalani. Akan tetapi, terlalu lama menghabiskan waktu di atas kasur perawatan rumah sakit juga berefek pada kesehatan lansia,” papar RCN seperti dikutip Express di konferensi tahunan di Belfast, Inggris.

Apa risiko bagi lansia? Yang jelas, mereka akan kehilangan kemampuan untuk bergerak, misalnya kesulitan berjalan dengan baik.  Ada ribuan lansia yang kemungkinan mengalami risiko ini. Meski begitu, petugas rumah sakit dan keluarga pasien lansia tidak menyadari akan risiko ini.

Menurut Garrett, ada bukti klinis yang menunjukkan bahwa terlalu lama berbaring di rumah perawatan pasien di rumah sakit berisiko buruk bagi pasien lansia. “Lansia akan kehilangan tonus otot, yaitu kontraksi yang akan dipertahankan oleh otot.  Untuk menghindari risiko ini, perawat perlu mengajak pasien lansia untuk berjalan-jalan semampunya. Misanya, mengajak pasien lansia untuk berjalan sendiri tanpa kursi roda di sekitar ruangan perawatan atau lingkungan rumah sakit.”

Perawat perlu juga menjelaskan manfaat dari mengajak pasien lansia bergerak atau berjalan-jalan di lingkungan rumah sakit. Perlu kita tahu bahwa berdasarkan hasil riset, pasien lansia berusia di atas 80 tahun  yang dirawat selama 10 hari di rumah sakit ternyata mengalami penuaan otot.  Sedangkan, untuk kembali mengasah kekuatan otot lansia, perlu waktu yang sangat lama.

Risiko lain yang mungkin terjadi bila pasien lansia terlalu lama berbaring di rumah sakit adalah mereka akan kesulitan menaiki tangga di rumah, sulit bangun dari tempat tidur, atau sulit pergi ke toilet sendiri.

Lalu, apa saja upaya yang bisa dilakukan agar pasien lansia ini tidak mengalami kekakuan atau penuaan otot? Berikut di antaranya:

1. Ajak lansia untuk melakukan peregangan otot beberapa kali sehari. Tujuannya untuk mengendurkan otot.

2. Ajak lansia untuk berjalan semampunya dalam jarak pendek namun lakukan secara rutin. Bila lansia tampak kesulitan berjalan, coba beri alat bantu berupa tongkat.

3. Bila pasien lansia tidak mampu berjalan kaki, cobalah untuk latihan berdiri dan duduk.

4. Tak ada salahnya mengajak lansia untuk mencoba latihan beban berat. Misalnya mengangkat kaleng. Lalu, buatlah rencana rutinitas latihan ini.

5. Latihan ketika lansia duduk, misalnya mengangkat kaki serta memutar pergelangan kaki.

6. Ajak lansia untuk bergerak aktif, melakukan bermacam kegiatan setiap hari yang ringan dan sederhana. Misalnya, membuat secangkir teh untuk diri sendiri.

7. Konsultasikan dengan dokter, apakah lansia membutuhkan penanganan fisioterapis.

 

Artikel Lainnya
Tags
geriatri
fkui
rscm
lansia
lanjut usia
usia lanjut
rumah sakit
lansia sehat
lansia bahagia
berita lansia