Kembali
×
Nonton Sepakbola Cegah Demensia Saat Lansia
24 Maret 2019 11:19 WIB

Geriatri.id - Bagi pecinta sepakbola, laga tim Brasil lawan Panama yang bertarung Minggu pagi tadi sungguh mengejutkan. Betapa tidak, tim Samba mampu dijegal Panama dengan skor imbang 1:1.  Padahal, para pemain papan atas Selecao – panggilan timnas Brasil – turun ke lapangan pada pertandingan uji coba yang dilangsungkan di Stadion Don Dragao..

Sebut saja di antaranya, Roberto Firmino, Casemiro, Ederson, dan Philippe Coutinho. Sedangkan, Neymar hanya sebagai penonton karen masih cedera.  Saat ini, tim Brasil berada di posisi ketiga ranking FIFA, sedangkan Panama berada diperingkat 76.

Nah, bagi Anda pecinta sepakbola, meski hanya menonton di televisi, namun ada segudang manfaat yang bisa didapat. Ya, manfaat kesehatan tidak hanya bagi mereka yang bermain di lapangan. Seperti dikutip Bolastylo, ada beberapa manfaat positif bagi kesehatan otak yang bisa didapat dari menonton sepak bola:

  1. Ingatan makin tajam

Alistair Burns, Direktur National Health Service (NHS) di Inggris, seperti dikutip Huffington Post, mengatakan, menonton sepak bola dapat merangsang saraf otak dan membentuk ingatan emosional. Ketika menonton sepak bola, ada perasaan emosi atau bahagia yang muncul. Alhasil, otak akan menyimpan rasa tersebut dan mengolahnya menjadi ingatan atau memori yang spesifik. Nah, perasaan senang, marah atau sedih karena menonton sepak bola itu akan ditaruh dalam amigdala sebagai pusat kontrol emosi. Di sisi lain, hal-hal yang membentuk suatu ingatan, misalnya pertandingan apa, dimana, bersama siapa kita nonton sepak bola, akan disimpan dalam hipocampus.

Nah, dua pusat kontrol emosi tersebut merupakan bagian otak yang saling berhubungan sehingga akan menciptakan ingatan emosional. Ingatan tersebut dapat diputar kembali sewaktu-waktu saat kita merasakan emosi. Ingatan itu pun lebih kuat ketimbang ingatan biasa.

2. Otak menyimpan kuat kenangan menonton

Sekali lagi, ingatan emosional akan lebih kuat dibandingkan memori atau ingatan biasa. Kenapa? Karena otak menghubungkan dengan peristiwa pertandingan sepak bola yang menegangkan, menyedihkan atau membanggakan.

Ingatan emosional tersebut begitu kuat dalam otak. Alhasil, kita bisa mengingat ulang peristiwa spesifik mau sengaja maupun tidak hingga bertahun-tahun kemudian.  Buktinya, banyak orang masih bisa mengenang momen-momen detil pada pertandingan Piala Dunia atau pertandingan sepak bola lainnya.

3. Terhindari dari Risiko Depresi dan Demensia Kala Tua

Burns juga mengatakan, ketika kita mengingat peristiwa yang spesifik, otak akan langsung mengaktifkan emosi yang berhubungan dengan hal itu. Coba ingat atau tonton lagi siaran ulang sepak bola yang membangkitkan emosi kita. Dengan kata lain, menonton sepak bola dapat membantu kita untuk memiliki ingatan emosional sehingga memungkinkan otak untuk mengaktifkan momen masa lampau di masa depan. (hil)

 

Artikel Lainnya
Artikel
24 Januari 2021 09:48 Wib
Artikel
21 Januari 2021 07:22 Wib
Tags
geriatri
lansia
lanjutusia
usialanjut
sepakbola
demensia
berita lansia