Kembali
×
Sejuta Lebih Lansia Akan Terima Bantuan PKH
12 Februari 2020 12:20 WIB

Geriatri.id - Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengalokasikan anggaran Rp31,38 trilun untuk Program Keluarga Harapan (PKH). Ada lebih dari sejuta penduduk lanjut usia (lansia) yang akan menjadi penerima manfaat program keluarga harapan itu.

Dari total anggaran tersebut, Rp30,9 triliun atau 98,62 persen dialokasikan untuk PKH, sementara untuk bencana alam sebanyak Rp272,9 miliar dan anggaran bencana sosial Rp105,2 miliar.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengatakan menyebutkan bahwa tujuan PKH itu tidak hanya perbaikan akses layanan kesehatan dan pendidikan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sedangkan untuk penanganan pengungsi, tidak hanya diberikan kepada korban bencana alam, tetapi juga korban bencana sosial seperti kerusuhan dan kebakaran," katanya dilansir laman Kemensos.

Target utama dari PKH ini adalah ibu hamil serta anak-anak dari keluarga miskin. Manfaat PKH juga diperuntukan bagi warga disabilitas dan warga lansia.

Berdasarkan data pada 2020, jumlah penerima PKH dengan kategori ibu hamil sebanyak 137 ribu orang dengan maksimal 2 kali kehamilan, anak usia dini sebanyak 3,15 juta orang, anak sekolah sebanyak 12,71 juta orang, disabilitas berat sebanyak 105 ribu orang dan lansia sebanyak 1,03 juta orang.

Keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial sebagai berikut:

a. Komponen Kesehatan
- Ibu hamil/menyusui.
- Anak berusia nol sampai enam tahun.

b. Komponen Pendidikan
- Anak SD/MI atau sederajat.
- Anak SMP/MTs atau sederjat.
- Anak SMA /MA atau sederajat.
- Anak usia enam sampai 21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar 12 tahun.

c. Komponen Kesejahteraan Sosial
- Lanjut usia mulai 60 tahun ke atas.
- Penyandang disabilitas diutamakan penyandang disabilitas berat.

Dana yang dibagikan melalui PKH ini disesuaikan dengan keadaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan membagi PKH yang bersifat tetap menjadi PKH Reguler dan PKH Akses. PKH Reguler sebesar Rp550.000 per tahun dan PKH Akses (khusus untuk keluarga yang sulit terjangkau) sebesar Rp1 juta.

Selain PKH yang bersifat tetap, setiap keluarga juga akan mendapat dana tambahan sesuai dengan komponen yang dimiliki keluarga itu. Ada 7 komponen yang ditetapkan pemerintah untuk mendapat dana tambahan:

1. Ibu hamil menerima dana bantuan sebesar Rp2,4 juta
2. Balita menerima dana bantuan sebesar Rp2,4 juta
3. Anak SD menerima dana bantuan sebesar Rp900.000
4. Anak SMP menerima dana bantuan sebesar Rp1,5 juta
5. Anak SMA menerima dana bantuan sebesar Rp2 juta
6. Lansia di atas 60 tahun menerima dana bantuan sebesar Rp2,4 juta
7. Penyandang disabilitas menerima dana bantuan sebesar Rp2,4 juta

Untuk menerima dana tambahan ini pemerintah juga memberi batasan. Batasan yang telah ditetapkan adalah satu keluarga menerima dana tambahan maksimal 4 orang berdasarkan komponen itu.(ymr)

Foto: dokumen Kementerian Sosial

Baca juga:
Wajah Lansia Indonesia, Tua Sebelum Kaya
Pemerintah Perlu Siapkan Program Atasi Lonjakan Lansia
Lansia Penentu Produktivitas Bangsa

Artikel Lainnya
Artikel
11 Juli 2020 15:12 Wib
Artikel
08 Juli 2020 20:13 Wib
Artikel
08 Juli 2020 07:04 Wib
Tags
lansia
geriatri
program keluarga harapan