Kembali
×
Awas Lansia Mudah Jatuh! Cegah Risikonya dengan Cara Ini
07 Maret 2019 10:30 WIB

Mungkin Anda pernah mendengar kabar seorang lansia yang meninggal atau harus dibawa ke rumah sakit setelah terjatuh di kamar mandi? Ya, lansia cenderung mudah terjatuh atau kejadian-kejadian lain yang membuat kita was-was.

Terkait hal ini, Centers for Disease Control (CDC) mengungkapkan, 1 dari 3 orang yang berusia 64 tahun ke atas mengalami jatuh.  Mayoritas memang tidak berdampak fatal. Akan tetapi, terjatuh menjadi penyebab utama kejadian patah tulang panggul dan cedera kepala. Kondisi tersebut tentunya berdampak pada aktivitas sehari-hari lansia.   

Terjatuh memang merupakan salah satu risiko dari proses penuaan yang tak bisa dihindari. Nah, agar lansia atau orangtua kita tak terjatuh, berikut 4 hal pencegahan yang perlu diperhatikan:

1. Aktif bergerak

Untuk mengurangi risiko terjatuh, langkah penting yang perlu dilakukan adalah lansia perlu tetap aktif bergerak. Misal, melakukan latihan fisik secara teratur agar kekuatan otot tubuh dan kaki tetap bisa dipertahankan. Hindari gaya hidup pasif. Atau, lakukan kegiatan fisik lain yang menyenangkan, seperti berjalan kaki. Yang jelas, hindari olahraga yang terlalu berat.

2. Perhatikan gejala

Biasanya sebelum terjatuh, orangtua kita atau lansia akan menunjukkan gejala ketidakseimbangan tubuh. Misal, ketika lansia berjalan di permukaan yang tidak rata atau licin bisa membuat tubuhnya limbung sehingga terjatuh.

Selain itu, lansia yang dalam proses mengonsumsi obat-obatan tertentu, terkadang muncul efek samping yang memengaruhi keseimbangan tubuh. Misal, lansia yang makan obat darah tinggi, antihistamin atau diuretik. Obat-obatan itu bisa menimbulkan gejala pusing atau hilang keseimbangan.

Persoalan kemampuan penglihatan lansia yang menurun juga bisa menyebabkan lansia terjatuh. Kenapa? Karena faktor kemampuan melihat bisa membuat lansia tidak terlalu jelas melihat benda-beda di sekitarnya. Alhasil, ketika berjalan, ia bisa saja menabrak sesuatu dan berakibat pada keseimbangan tubuhnya.  

3. Pastikan rumah ramah lansia

Anda harus memastikan bahwa rumah dalam kondisi aman bagi lansia. Area atau bagian rumah yang perlu diperhatikan keamanannya di antaranya kamar mandi, dapur, ruangan yang kurang terang, lantai yang tidak rata, dan sebagainya.

4. Bicarakan bila lansia terjatuh

Terkadang kita tidak tahu bahwa orangtua kita atau lansia terjatuh. Ia tidak bilang bahwa dirinya jatuh. Beritahu pada beliau bahwa bila jatuh harus bilang. Soalnya, ia bisa segera ditangani sedini mungkin bila mengalami sesuatu seperti patah tulang, cedera kepala dan lainnya.(hil)

Sumber:

www.hopkinsmedicine.org

www.cdc.gov

Artikel Lainnya
Artikel
07 Agustus 2020 06:28 Wib
Tags
geriatri
lansia
ramahlansia
lanjutusia
lansiajatuh
lansiasehat
lansiasakit