Kembali
×
Pengasuhan Orang Tua Sudah Lansia Kerap Picu Perselisihan Keluarga
11 Februari 2024 16:20 WIB

Geriatri.id - Kakak beradik seringkali berbeda pendapat mengenai pengasuhan orang tua mereka yang lanjut usia (lansia). Perbedaan pendapat itu mulai dari masalah keuangan hingga di mana orang tua akan tinggal. 

Melihat menurunnya kesehatan orang tua memang menyakitkan, namun tidak harus menimbulkan konflik dalam keluarga. 

Antar saudara kandung tidak selalu memandang kebutuhan pengasuhan orang tua dengan cara yang sama. Seorang anak mungkin menganggap orang tua baik-baik saja di rumah, sementara anak lainnya merasa mereka membutuhkan bantuan ekstra. 

Baca Juga: 5 Pertanyaan Mengenai Hipertensi

Hal ini sangat umum terjadi jika anggota keluarga tersebar secara geografis atau menghabiskan durasi waktu berbeda dengan orang tua sudah lansia. 

Pendapat dari luar sering kali dapat membantu menyelesaikan masalah seperti ini. Caranya bisa dengan mengundang konsultan geriatri atau terapis mengunjungi rumah orang tua untuk melakukan penilaian. 

Selain itu, konsultasikan dengan dokter yang menangani orang tua tentang kondisi terburuk atau tantangan fisik pada saat ini.

Klarifikasi dari profesional layanan kesehatan dapat menentukan langkah selanjutnya. Selain itu juga mencegah pertengkaran antar saudara kandung mengenai perawatan yang diperlukan.

Setelah menetapkan kebutuhan perawatan, langkah selanjutnya memutuskan siapa yang akan merawat orang tua. 

Dalam beberapa kasus, orang tua mungkin menolak pindah ke tempat lain. Bila memingkinkan itu bisa dipahami untuk menghormati otonomi dan keinginan orang tua.

Jika orang tua memilih tetap tinggal di rumah sendiri, bantuan yang dapat diberikan mulai dari uang hingga kunjungan harian.

Seringkali anak yang tinggal paling dekat dengan rumah orang tua sudah lansia memiliki hubungan emosional paling dekat dan akan mengambil peran sebagai pengasuh utama. 

Namun ketika anggota keluarga lain tidak siap membantu, pengasuh utama dapat merasa terisolasi dan sendirian, sehingga menimbulkan kebencian terhadap saudara kandung.

Jika saudara kandung tinggal jauh atau tidak pernah memiliki hubungan dekat dengan orang tua, mereka mungkin tidak dapat memberikan dukungan secara langsung. 

Namun mereka masih dapat membantu dari jauh dalam hal keuangan, makanan, penjadwalan janji temu, atau dukungan emosional. 

Dukungan keuangan dapat membantu membiayai perawatan rumah paruh waktu. Ini akan memberikan kelonggaran bagi pengasuh keluarga sehingga tidak bekerja terlalu keras.

Kadang-kadang seorang anak mengambil alih peran pengasuhan dan membiarkan anggota keluarga lainnya tidak tahu apa-apa, bahkan mungkin membatasi akses terhadap orang tua.

Terkadang, ada saudara kandung menolak merawat orang tua karena buruknya hubungan di masa lalu atau ketidakmampuan saat ini.

Jika kondisinya seperti itu, lihat apakah mereka bersedia membantu secara finansial atau memberi dukungan emosional.

Baca Juga: 14 Sindrom Geriatri yang Sering Dikeluhkan Lansia

Diskusikan secara terbuka mengenai kebutuhan pengasuhan orang tua saat berlangsung pertemuan keluarga. 

Tetapkan peran dan kewajiban masing-masing saudara kandung harus. 

Bagaimana jika orang tua menolak perawatan dari anaknya? 

Hal ini dapat menimbulkan perpecahan antara saudara kandung yang ingin menuruti keinginan orang tuanya dengan yang menilai itu tidak mungkin dilakukan.

Solusinya, jelaskan manfaat perawatan lansia dan dengarkan kekhawatirannya. 

Tunjukkan bagaimana perawatan di rumah dapat membantu mempertahankan gaya hidup yang sudah mereka nikmati sebelumnya. 

Ini mungkin akan percakapan sulit, tetapi bisa membantu.***

Ilustrasi - Merawat orang tua yang sudah lansia.(Pixabay)

Video Lansia Online

Artikel Lainnya