Mengenal Pneumonia yang Bisa Terjadi pada Lansia dan Cara Pencegahannya | Geriatri.id
Kembali
×
Mengenal Pneumonia yang Bisa Terjadi pada Lansia dan Cara Pencegahannya
20 Januari 2023 14:50 WIB

Geriatri.id - Pneumonia adalah peradangan akut jaringan paru yang disebabkan mikroorganisme (bakteri, jamur, dan virus). Semua orang bisa mengalami Pneumonia mulai dari bayi hingga kelompok lanjut usia (lansia). 

Pneumonia yang juga dikenal dengan istilah paru-paru basah bisa menimbulkan gejala ringan hingga berat.  

Pada kondisi ini, infeksi menyebabkan peradangan pada kantong-kantong udara (alveoli) di salah satu atau kedua paru. Akibatnya, alveoli dipenuhi cairan atau nanah sehingga membuat penderitanya sulit bernapas.

Menurut Yankes Kemkes RI, penyebab Pneumonia virus, bakteri dan jamur. Gejalanya batuk kering, batuk berdahak kental berwarna kuning dan hijau, atau batuk berdarah dan adanya perubahan karakteristik dahak. 

Selain itu gejala lainnya demam, berkeringat, nyeri dada, sesak nafas, detak jantung meningkat, hilang nafsu makan, mual, muntah, tubuh terasa lemas, nyeri otot dan sendi

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

Semua orang bisa mengalami Pneumonia, namun ada beberapa orang yang lebih berisiko terserang Pneumonia yaitu

- Bayi dan anak- anak di bawah usia 2 (dua) tahun.

- Lansia yang berusia 65 tahun.

- Perokok

- Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah misalnya HIV atau seseorang yang sedang menjalani kemoterapi.

- Pengidap penyakit kronis seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis.

- Pasien di rumah sakit, terutama yang menggunakan alat bantu pernapasan atau ventilator.
Kelompok Berisiko yang Rentan Penyakit Pneumonia

- Bayi dan anak- anak di bawah usia 2 (dua) tahun.

- Lansia di atas usia 65 tahun.

- Perokok

- Seseorang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah misalnya HIV atau orang yang sedang menjalani kemoterapi.

- Seseorang dengan penyakit kronis seperti asma atau - Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).

Beberapa hal ini bisa mencegah risiko terjadinya Pneumonia antara lain berhenti merokok, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menjaga daya tahan tubuh, memakai masker, rutin melakukan olahraga, istirahat cukup, melakukan vaksinasi PCV (Pneumococcus Conjugated Vaccine).***

Ilustrasi - Gejala Pneumonia (paru-paru basah).Pixabay)

Video Lansia Terbaru:

Artikel Lainnya
Artikel
03 Februari 2023 22:45 Wib
Tags
Pneumonia
lansia
lansia sehat
penyakit lansia
lansia bahagia
lansia online
geriatri
merawat lansia
berita lansia