Lima Gaya Hidup yang Bisa Cegah Hipertensi pada Lansia | Geriatri.id
Kembali
×
Lima Gaya Hidup yang Bisa Cegah Hipertensi pada Lansia
06 Desember 2022 22:28 WIB

Geriatri.id - Hipertensi atau tekanan darah tinggi bisa menjadi pemicu penyakit jantung. Seiring dengan bertambahnya usia, risiko hipertensi akan semakin meningkat. 

Tekanan darah normal orang lanjut usia (lansia) dianggap normal jika sistolik di bawah 120 dan diastolik kurang dari 80 atau dalam angka 120/80. 

Salah satu cara mengontrol tekanan darah adalah dengan mengubah beberapa kebiasaan sehari-hari. Selain menerapkan gaya hidup sehat, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin.

Berikut gaya hidup yang perlu dilakukan jika memiliki tekanan darah tinggi atau ingin mencegahnya dilansir American Heart Association: 

1. Melakukan aktivitas fisik secara rutin

Salah satu cara untuk meningkatkan gaya hidup yang lebih baik jika memiliki hipertensi dengan melakukan aktivitas fisik.

Dengan melakukan aktivitas fisik, jantung menjadi lebih kuat. Selain itu aktivitas fisik bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah.

Sebuah studi tahun 2013 menunjukkan lansia yang melakukan latihan aerobik ringan menurunkan tekanan darah sistolik 3,9 persen dan tekanan diastolik 4,5 persen. 

Hasil ini menunjukkan olahraga memang bermanfaat. Karena itu, disarankan melakukan aktivitas fisik minimal 40 menit tiga atau empat kali sepekan.

Latihannya bisa disesuaikan dengan kondisi kesehatan. Jika punya masalah kesehatan, sebaiknya olahraga dilakukan di bawah pengawasan profesional.

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

2. Mengurangi asupan gula

Gula dan karbohidrat olahan memiliki dampak besar. Selain kelebihan berat badan juga tekanan darah yang tidak terkontrol.

Sebuah studi menunjukkan diet rendah gula dan karbohidrat olahan dapat membantu menurunkan tekanan darah. Di sisi lain, diet seperti itu akan membuat kenyang lebih lama.

3. Makan lebih banyak kalium, kurangi natrium

Cara yang baik untuk mengubah gaya hidup jika memiliki tekanan darah tinggi dengan mengurangi asupan garam. Namun sebelum melakukan diet itu konsultasikan dulu dengan dokter.

Makan lebih banyak kalium bisa membantu mengurangi ketegangan pembuluh darah dan mengurangi efek garam. 

4. Berhenti merokok

Merokok bisa meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Namun risiko ini sering diabaikan banyak perokok.  

Komponen beracun pada rokok merusak dinding pembuluh darah, menyebabkan peradangan dan penyempitan arteri.

Orang yang juga menghirup asap rokok juga bisa terkena efek berbahaya ini. 

5. Mengelola stres dengan baik

Stres bisa membuat penyakit bertambah parah.  Manajemen stres yang baik adalah kunci untyuk mengubah gaya hidup lebih baik bagi penderita hipertensi. 

Yoga dan meditasi, latihan pernapasan, membaca buku, akupunktur dan pijat dapat mengontrol stres.  Selain itu penting untuk memeriksa tekanan darah secara berkala.***

Ilustrasi - Lansia hipertensi.(Pexels)

Video Lansia terkini:

Artikel Lainnya
Artikel
03 Februari 2023 22:45 Wib
Tags
lansia
geriatri
lansia sehat
lansia bahagia
merawat lansia
berita lansia
lansia online
lansia hipertensi
penyakit lansia