Kembali
×
Rahasia Umur Panjang Lansia Jepang yang Jarang Diungkap
22 November 2022 22:21 WIB

Geriatri.id - Jepang terkenal sebagai negara dengan angka harapan hidup tinggi yaitu 83,89 tahun. Rata-rata angka harapan hidup penduduk Jepang itu jauh di atas rata-rata global.

Populasi centenarian di Jepang telah mencapai rekor tertinggi sebanyak 86.510 orang atau meningkat 6.060 dari tahun 2020. Artinya satu dari 1.450 orang Jepang berusia di atas 100 tahun.

Okinawa tercatat sebagai wilayah dengan banyak penduduk berusia 100 tahun atau lebih. 

Menurut ahli geriatri Universitas Hawaii dan Direktur Pusat Penelitian Penuaan Penuaan Kuakini, Dr. Bradley Willcox, terdapat enam rahasia umur panjang orang Jepang dikutip dari World Economic Forum

1. Hara hachi bu atau makan untuk kesehatan dan olahraga

Orang Okinawa meyakini tubuh adalah kuil yang tidak boleh dicemari. Atas dasar itu, penduduk Okinawa sangat menjaga apa dikonsumsi tubuh mereka.

Umumnya mereka tidak terlalu banyak minum alkohol dan tidak banyak merokok. Penduduk Okinawa sangat aktif sehingga asupan kalori dan aktivitas fisik yang hampir seimbang bisa membakar lemak. 

Sebagian besar penduduk Okinawa mengonsumsi makanan nabati dengan sumber karbohidrat utama ubi jalar.

Sumber karbohidrat ini memiliki kandungan glikemik rendah dan mengandung senyawa flavonoid yang dapat membantu kesehatan.

Dalam sehari mereka mengonsumsi lebih dari satu kilogram sayuran dan buah-buahan dan kacang-kacangan. Mereka juga berlatih hanya makan hingga 80% kenyang.

Baca Juga: Ancaman NAFLD dan Difesiensi Vitamin D Masih Menjadi Masalah Besar Bagi Lansia

2. Bersikap optimistis

Semua centenarian memiliki sikap optimistis dan pendekatan hidup yang riang dan bersenang-senang.

Penduduk Okinawa juga memiliki 'ikigai' atau tujuan hidup. Setiap orang memiliki ikigai masing-masing sehingga mereka bersemangat saat bangun di pagi hari.

3. Tak pernah pensiun

Tidak ada kata pensiun dalam kamus penduduk Okinawa. Mereka selalu mengerjakan apa yang rutin dilakukan. Jika menjadi petani, mereka akan bekerja di ladang sampai tak bisa bergerak lagi.

Terus beraktivitas membantu mereka memiliki kepuasan hidup dan mengurangi biaya perawatan kesehatan. Umumnya orang yang tetap aktif secara fisik dan mental sepanjang hidupnya adalah orang sehat.

4. Bergabung dengan kelompok sosial 'moai'

Okinawa memiliki keluarga besar dan jaringan dukungan sosial yang kuat. Semua orang mengenal satu sama lain.

Mereka mengadakan pertemuan sosial dalam kelompok yang disebut 'moai'. Para wanita mengobrol tentang hal-hal ringan, minum teh hijau dan menikmati hidangan penutup. 

Ternyata, orang yang menjalin kontak sosial lebih bahagia dan lebih sehat. Tak heran jika biaya perawatan kesehatan penduduk Okinawa terendah di Jepang. 

5. Jarang stres

Orang Okinawa tahan stres. Para peneliti di Hawaii menemukan gen ketahanan stres, yang disebut FOXO3A, yang berhubungan dengan umur panjang manusia.

Konsep umumnya adalah melindungi dari efek buruk penyakit dan tekanan lain pada tubuh. Penduduk Okinawa memiliki persentase yang lebih tinggi dari gen ini.

6. Menjalankan spiritualitas

Penduduk Okinawa adalah orang yang sangat spiritual. Setiap tahun, mereka mengunjungi makam leluhur dan berbicara dengan seolah-olah mereka masih di dunia. Penduduk Okinawa mempertahankan hubungan ini dari generasi ke generasi.*** 

Ilustrasi - Lansia Jepang.(Pixabay)

Video Lansia Terbaru:

Artikel Lainnya
Tags
lansia jepang
lansia
geriatri
lansia sehat
lansia bahagia
merawat lansia
berita lansia
lansia online