Kembali
×
Esport untuk Lansia, Tertarik?
02 Juli 2022 08:19 WIB

Penulis: Husna Sabila

Geriatri.id - Esport atau permainan game berbasis digital dan daring begitu banyak diminati masyarakat muda saat ini. Mulai dari kelompok anak-anak, remaja, hingga dewasa tidak luput dari asyiknya permainan ini. Khususnya di Jepang, esport dijadikan pula salah satu alternatif kegiatan pula untuk lansia. 

Berlokasi di kota Kobe, ISR esport didirikan sejak Juli 2020 sebagai ‘warnet’ tempat bermain esport yang diperuntukkan lansia. Melansir dari laman Esport.com, ISR esport tidak hanya menyediakan tempat bermain esport khusus bagi yang berusia di atas 60 tahun, namun juga menyediakan edukasi dan juga wadah bersosialisasi antarpengguna layanan mereka. 

Di awal kunjungan lansia, staf ISR akan mengenalkan mereka dengan dasar bermain dan contoh esport yang cocok dan mudah bagi calon pemain. Setelah itu lansia dapat mengakses game mana yang kiranya pas dengan preferensi mereka.

Selain itu, ISR juga menyediakan wadah untuk saling berinteraksi antarlansia usai mereka bermain, atau yang disebut sebagai cooldown time. ISR menyediakan ruangan lengkap dengan meja panjang dan kursi yang bisa digunakan lansia untuk saling berbagi pengalaman bermain mereka. Dengan begitu, tidak hanya mendatangkan manfaat bagi kesehatan fungsi kognitif lansia, namun permainan esport yang dilakukan lansia ini pun menjadi sarana lansia untuk penuhi kebutuhan sosial mereka.

Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, esport dapat bermanfaat untuk menjaga fungsi kognitif lansia. Saat bermain video game online, lansia akan mengatur strategi bermain serta menyelarasakan antara gerakan mata dan tangan mereka. Selain itu, esport juga berguna untuk mengalihkan lansia dari rasa kesepian yang biasanya mereka rasakan. Banyak dari lansia memilih mencoba bermain esport untuk mengisi kekosongan waktu yang saat ini mereka rasakan. 

Di beberapa negara esport bagi lansia sudah cukup dikenal. Jepang dan Inggris, misalnya, memiliki time sport professional yang beranggotakan lansia. Mereka bahkan memiliki sponsor untuk mendukung kegiatan dan perlombaan yang diikuti. 

Di Inggris, tim esport lansia dengan nama tim “Silver Sniperss” yang beranggotakan 5 orang lansia mengikuti perlombaan esport Counter Strike di tahun 2017. Tim ini beranggotakan lansia di atas usia 60 tahun, yang semuanya tidak pernah bermain game ini sebelumnya. Uniknya, tim ini selayaknya tim profesional muda pada umumnya, juga melakukan pelatihan terjadwal dan juga memiliki sponsor. Rentang usia para pemain dalam tim Silver Snipers ini yaitu 62 hingga 83 tahun pada saat tim ini dibentuk. 

Jepang juga memiliki tim sniper lansia dengan nama Matagi Sniper, yang merupakan tim esport lansia profesional pertama yang ada di negara tersebut. Matagi sniper ini beranggotakan 8 orang lansia dengan rentang usia 66 hingga 73 tahun.

Nah, bisa jadi aktivitas bermain esport ini juga akan cocok untuk dilakukan Oma dan Opa Indonesia di rumah, termasuk sebagai salah satu pilihan berinteraksi dengan anak atau cucu. Tapi tetap, jangan sampai lupa waktu ya.

 

Artikel Lainnya
Artikel
07 Agustus 2022 19:12 Wib
Artikel
29 Juli 2022 09:06 Wib
Artikel
21 Juli 2022 08:17 Wib
Tags
berita lansia
geriatri
lansia online
lansia bahagia
olahraga lansia
esport
edukasi lansia
lansia sehat
lansia
merawat lansia