Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung | Geriatri.id
Kembali
×
Tanya Jawab Masalah Kesehatan Jantung
21 April 2022 21:07 WIB

Geriatri.id - Apakah telapak tangan yang sering berkeringat adalah tanda-tanda penyakit jantung, Dok? Jika sedang berpuasa dan di siang hari sering berdebar-debar, itu kenapa ya, Dok?

Demikian antara lain pertanyaan yang muncul pada program Lansia Online (LOL) saat disiarkan secara langsung melalui saluran Geriatri TV pada hari Senin (18/4/2022) lalu, dalam perbincangan mengenai “Menjaga Pikiran, Hati, dan Kesehatan Jantung di Bulan Ramadan”, bersama Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Czeresna Heriawan Soejono, Sp.PD., K-Ger., M.Epid., MPH.

Berikut ini beberapa pertanyaan yang muncul dan dijawab oleh ahli ilmu kesehatan lansia, yang juga pernah menjabat direktur utama Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo, Jakarta, tersebut:

Bagaimana tips mencegah penyakit jantung di usia muda pada anak yang memiliki orangtua yang menderita penyakit jantung koroner? (Elta)

Pertama, perlu dipastikan terlebih dahulu selain faktor familia apakah penyakit jantung koroner yang diderita ini berkaitan dengan permasalahan sistem metabolisme seperti DM (diabetes melitus). Jika iya, maka perlu pembiasaan kehidupan yang lebih sehat, memperhatikan faktor risiko seperti overweight (kelebihan berat badan), beserta solusi permasalahan ini apabila memang terbukti anak sudah termasuk ke dalam kategori overweight. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang sehat

Obat pengencer darah apa yang aman sehingga tidak menyebabkan GERD ketika dikonsumsi? (Amelia Elna Misero)

Mungkin yang dimaksud penanya di sini adalah jenis obat aspilet yang memang sifatnya asam. Dalam kasus ini, penghentian sementara konsumsi aspilet adalah tindakan yang bijak. Tentu saja ke depannya dapat tetap mengonsumsi obat pengencer darah, namun dari jenis yang berbeda. Untuk mengetahui jenis obat mana yang paling sesuai ada baiknya mengonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jantung yang menangani. 

Apakah hipertensi dapat berisiko mengalami penyakit jantung? Apa yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit tersebut? Dan pola makan seperti apa yang dapat diterapkan untuk menjaga jantung tetap sehat selama puasa ini? (Uchie Rahma)

Secara umum memang penderita hipertensi memiliki risiko untuk terkena penyakit jantung, kecuali apabila tekanan darah mereka dijaga dalam keadaan terus terkendali. Hal ini dapat diwujudkan dengan konsumsi obat hipertensi. Namun perlu diingat bahwa obat hipertensi ini tidak dapat dihentikan oleh pasien sendiri—setelah dirasa mendapat tekanan darah yang normal—tanpa mengonsultasikannya dengan dokter. Adapun untuk pola makan, tetap berpatokan pada pola makan dengan gizi seimbang yang diperlukan tubuh tanpa ada aturan khusus lainnya, kecuali lebih memperhatikan jumlah konsumsi gula dan garam serta serat harian terpenuhi. 

Kalau tangan sering berkeringat apakah ada hubungannya dengan penyakit jantung? (Yoppie Marliangga)

Sejauh ini tidak ada literaturyang menyatakan bahwa gejala telapak tangan yang berkeringat sebagai bagian dari penyakit jantung. Gejala ini lebih berkaitan dengan permasalahan kejiwaan seperti kecemasan dan permasalahan lainnya. 

Saya orang dengan Diabetes Melitus yang sedang berpuasa, namun saat siang hari jantung sering berdebar-debar? Mengapa bisa demikian dan langkah apa yang harus saya lakukan? (Meity Harum Lestari)

Berdebar-debar dapat merupakan salah satu pertanda bahwa tubuh kekurangan asupan gula darah. Biasanya pada kasus ini diikuti pula dengan gejala pusing dan keringat dingin. Sebaiknya ketika berdebar-debar ibu dapat mengecek kadar gula darah, apakah terlalu rendah atau tidak. Gula darah yang terlalu rendah akan membahayakan tubuh sehingga lebih baik membatalkan puasa. Selain itu, apabila menggunakan insulin, sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang menangani untuk mengetahui waktu terbaik penggunaan insulin tersebut. 

Olahraga apa yang kiranya cocok dilakukan oleh lansia yang memiliki riwayat patah tulang tangan, dan saat ini sudah dapat digunakan secara normal seperti sediakala? (Isti Yati)

Olahraga yang dapat dipilih adalah jenis yang tidak mengganggu stabilitas. Idealnya dapat mencoba jenis olahraga yang low impact dan stabil seperti berenang, bersepeda, maupun berjalan cepat—dengan memperhatikan keamanan diri dan menghindari jatuh. Akan tetapi, jika tidak memungkinkan, dapat melakukan olahraga sembari duduk dengan bantuan kursi ataupun dapat melakukan stretching. 

Usia saya 73 tahun dan sudah menggunakan ring 3 sejak 2009. Dua tahun lalu saya juga mengalami operasi pengangkatan kantung empedu. Apakah saya masih harus minum Simvastatin? (Antonius Suprapto)

Simvastatin selain berfungsi untuk mengendalikan kadar lemak dalam darah juga berfungsi untuk menstabilkan plak yang ada dalam pembuluh darah koroner. Jadi menurut saya obat ini masih perlu dikonsumsi.

Apakah lansia memerlukan minum susu saat puasa? (Mulia)

Jawabannya adalah perlu. Baik itu susu murni biasa maupun susu yang sekaligus suplemen. Susu suplemen ini memiliki kandungan nutrient yang lebih lengkap tidak hanya casein susu namun juga dilengkapi kandungan zat lain yang dibutuhkan tubuh lansia seperti fenol, anti-oksidan, dan lain-lain.

==

Simak tayangan lengkapnya dalam video di bawah ini:

 

Artikel Lainnya
Artikel
03 Februari 2023 22:45 Wib
Tags
geriatri
lansia online
lansia sehat
penyakit lansia
puasa lansia
prof heriawan