Kembali
×
Kemenkes: Vaksin Sinovac Efektif Cegah Kematian Akibat Covid-19
07 Agustus 2021 22:46 WIB

Geriatri.id - Sebuah studi yang dilakukan Kementerian Kesehatan RI menunjukkan, vaksin Covid-19, Sinovac efektif untuk mencegah Covid-19 bergejala pada lansia. 

"Vaksinasi lengkap mencegah 86 persen covid-19 bergejala pada hari ke-14 setelah dosis kedua," demikian diungkapkan dalam laporan penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes, Sabtu (7/8).

Penelitian ini dilakukan terhadap 86.936 warga lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun ke atas di DKI Jakarta. Para peneliti melakukan pengamatan selama Maret-April 2021.

Dari penelitian ini terungkap, sejumlah 310 lansia yang belum divaksinasi memiliki gejala saat terpapar Covid-19. Sementara, hanya 42 lansia yang sudah divaksinasi tahap satu dan 56 lansia yang telah divaksinasi tahap dua memiliki gejala saat terpapar Covid-19.
 
Penelitian ini juga menunjukkan, vaksinasi mengurangi potensi pasien Covid-19 kelompok 60 tahun ke atas dirawat di rumah sakit dengan efektivitas mencapai 92 persen.
 
Dari hasil pengamatan, 96 lansia yang belum divaksinasi dirawat di rumah sakit. Sebanyak 13 lansia yang telah mendapatkan penyuntikan pertama dan delapan lansia mendapatkan penyuntikan kedua dirawat di rumah sakit.
 
Efektivitas vaksinasi melindungi lansia dari kematian akibat Covid-19 juga amat tinggi. Perlindungannya sebesar 95 persen. Jumlah lansia yang meninggal sebelum mendapat vaksin mencapai 45 orang. 

Hanya dua lansia yang mendapat penyuntikan pertama dan tiga lansia mendapat penyuntikan kedua yang meninggal akibat virus korona. Namun penelitian itu juga menjelaskan, efektivitas terhadap penyakit simtomatik berkurang menjadi 35 persen jika hanya suntikan pertama yang diberikan.

Efektivitas vaksin mengacu pada kinerja vaksin dalam populasi di bawah situasi dunia nyata, sedangkan kemanjuran vaksin mengacu pada kinerja vaksin dalam situasi uji klinis terkontrol, menurut Bank Dunia.

Sebuah studi terpisah oleh Kementerian Kesehatan, juga menunjukkan data serupa. Dari hasil penelitian terhadap 25.374 pekerja medis di Jakarta terungkap, vaksin Sinovac 96 persen efektif mencegah terjadinya rawat inap.

Studi yang dilakukan antara Januari-Maret 2021 itu juga menunjukkan, Sinovac 94 persen mampu melawan infeksi dan efektif mencegah kematian hingga 100 persen.

Seperti dilansir Reuters, angka efektivitas vaksin Sinovac di Jakarta lebih tinggi daripada yang dilaporkan oleh Chili. Di negara tersebut, Sinovac dinyatakan hanya 58,5 persen efektif dalam mencegah penyakit simtomatik di antara 8,6 juta orang Chili yang menerima vaksinasi antara Februari dan Juli.

Sementara untuk efetivitas untuk mencegah rawat inap hanya mencapai 86 persen. Demikian pula dalam mencegah kematian yang hanya mencapai 86 persen. 

Geriatri.id

foto: Ilustrasi vaksin Covid-19 (pixabay)

Artikel Lainnya
Artikel
16 Agustus 2021 13:57 Wib
Artikel
11 Agustus 2021 05:54 Wib
Tags
lansia
merawat lansia
lansia sehat
geriatri
vaksin Covid-19
sinovac