Kembali
×
Studi: Lansia Dengan Gangguan Kesehatan Mental, Enggan Berkonsultasi 
06 Agustus 2021 14:13 WIB

Geriatri.id - Sebuah studi yang dilakukan University of Edith Cowan (ECU), Australia menemukan, banyak di antara para lanjut usia (lansia) yang memiliki masalah kesehatan mental, enggan untuk mencari bantuan untuk menyembuhkan gangguan tersebut. Peneliti dari ECU Claire Adams mengungkapkan, penyakit mental pada lansia, umumnya beriringan dengan penyakit kronis seperti kardiovaskular, gangguan pernapasan, dan diabetes tipe 2.

Hanya saja, banyak lansia tidak menganggap serius dampak dari penyakit-penyakit tersebut terhadap kesehatan mental mereka. Dalam penelitian yang dimuat dalam Australian Journal of Psychology itu, Adams dan timnya, melibatkan 108 orang lansia berusia di atas 65 tahun dengan penyakit kronis. 

Peserta ditanya tentang sikap dan keyakinan mereka dalam meminta bantuan untuk masalah kesehatan mental, dan informasi tentang keterlibatan masa lalu layanan kesehatan mental, kualitas hidup, kesehatan fisik dan mental.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa 41% lansia dengan penyakit kronis tidak berniat mencari bantuan untuk mengatasi masalah kesehatan mental mereka, bahkan pada saat mereka memerlukannya. "Satu dari tujuh orang Australia mampu mencapai usia di atas 65 tahun, tetapi kita tidak selalu hidup lebih baik atau lebih bahagia saat kita hidup lebih lama," kata Adams. 

Meski ada cukup banyak lansia yang enggan mengatasi atau mencari bantuan untuk mengatasi masalah kesehatan mental mereka, namun Adams mengaku ada titik cerah karena umumnya lansia masih berusaha mencari bantuan ketika mengalami gangguan kesehatan mental. "Sangat menggembirakan untuk mengatakan bahwa sebagian besar peserta (59%) meminta bantuan saat dibutuhkan, tetapi mengingat populasi yang menua, banyak yang tidak," ujarnya.

Adams menyatakan bahwa prediktor terkuat dari akses orang ke dukungan kesehatan mental adalah keyakinan mereka sendiri apakah berbicara dengan dokter mungkin bermanfaat secara pribadi. 

"Jika orang percaya bahwa berbicara dengan dokter akan membantu, mereka cenderung bersedia untuk meminta bantuan, tetapi mereka yang skeptis terhadap minat mereka cenderung tidak meminta bantuan," kata Adams. 

Dalam riset ini, peserta juga ditanya bagaimana masyarakat melihat mereka mencari bantuan kesehatan mental dan apakah itu mempengaruhi keputusan mereka. "Jika mereka percaya bahwa keluarga dan teman tidak akan mendukung mereka, itu dapat mencegah mereka dari keinginan untuk berbicara tentang kesehatan mental mereka," kata Adams.

"Hambatan lain adalah apakah mereka percaya bahwa layanan itu secara fisik tidak dapat diakses," tambahnya.

Adams mengatakan tantangan kesehatan mental menjadi lebih umum tidak hanya di Australia tetapi di seluruh dunia. "Kita tahu bahwa orang tua dengan penyakit kronis memiliki risiko kesehatan mental yang buruk, jadi penting bagi mereka untuk terlibat. Layanan dukungan sejak dini untuk mengurangi masalah kesehatan mental yang serius dan meningkatkan kualitas hidup," paparnya.

"Studi ini menunjukkan bahwa perubahan sikap diperlukan untuk meningkatkan kebutuhan akan bantuan dari orang tua dengan penyakit kronis," tegas Adams.

Untuk mengatasi masalah ini, Adams telah mengembangkan intervensi untuk mendorong orang tua dengan penyakit kronis untuk mencari bantuan dengan masalah kesehatan mental. Saat ini sedang diuji di seluruh Australia.

Geriatri.id
foto: ilustrasi lansia berkonsultasi (pxfuel)

 

Artikel Lainnya
Artikel
16 Agustus 2021 13:57 Wib
Artikel
11 Agustus 2021 05:54 Wib
Tags
lansia
lansia sehat
merawat lansia
geriatri
kesehatan mental lansia