Kembali
×
Pentingnya Vaksinasi Bagi Lansia di Masa Pandemi
01 Juli 2021 06:28 WIB

Geriatri.id--Vaksinasi adalah proses di dalam tubuh sehingga seseorang menjadi kebal atau terlindungi dari suatu penyakit. Vaksinasi umumnya orang mengenalnya untuk balita dan anak-anak. Padahal vaksinasi juga ditujukan untuk orang dewasa dan lansia.

Sementara lansia banyak yang belum familiar tentang vaksinasi dan pentingnya vaksinasi bagi usia lanjut. Dr. dr. I Gusti Putu Suka Aryana Sp PD K-Ger dalam webinar Menjaga Kesehatan Lansia di Masa Pandemi, menjelaskan tentang pentingnya vaksin menjaga lansia di masa pandemi Covid-19.

Vaksin adalah suatu senyawa biologis yang diberikan kepada seseorang dengan maksud untuk menghasilkan kekebalan terhadap suatu penyakit dengan cara menstimulasi produksi antibodi. Umumnya vaksin diberi zat yg mewakili kuman, sudah dimatikan atau dilemahkan, jadi tidak akan menimbulkan penyakit tp menimbulkan kekebalan dalam tubuh

Pemberian vaksin termasuk dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh artifisial atau didapat. Karena tubuh mendapatkan antibodi atau kekebalan setelah diberikan vaksin. Vaksin yang ideal, menurut dr. Suka, harus yang imunogenik atau mampu merangsang sistem imun.

Tidak hanya itu, vaksin juga harus dapat memberikan perlindungan jangka panjang dan aman. Stabil dalam kondisi lapangan, dapat diberikan secara kombinasi dan cukup diberikan dengan sekali dosis. “Yang utama terjangkau harganya dan dapat diakses oleh semua lapisan anggota masyarakat,” ujarnya.

Lalu mengapa lansia perlu divaksin? dr. Suka menyebut 3 hal yang membuat lansia perlu divaksin:

  1. Indonesia adalah negara dengan peringkat ke 3 di Asia dengan populasi lansia terbesar 25 juta setelah China 200 juta dan India 100 juta

  2. Geriatri menempati 10% populasi umum, termasuk negara dengan struktur usia tua. Sudah mencapai 11%. Populasi yang lebih dari 7% sudah menunjukkan piramida penduduk terbalik. Tantangan bagi negara, bagaimana lansia bisa lebih produktif dan sehat

  3. Angka harapan hidup naik menjadi usia 74, itu berarti akan lebih banyak populasi lanjut usia 

Orang lanjut usia mengalami penurunan kekebalan karena ada beberapa organ yang mengecil. Seperti thymus yang mengecil sehingga menyebabkan gangguan pada sel T yang bisa menyebabkan gangguan pada kekebalan imun. Kondisi penuaan pada sistem kekebalan ini disebut juga dengan immunosenescence.

Pada lanjut usia biasanya mengalami penurunan respon antibodi pada vaksinasi. Meski demikian lansia sangat membutuhkan vaksinasi. Karena vaksin dibutuhkan akibat resiko infeksi yang sangat tinggi pada lansia.

Infeksi pada lansia meliputi, saluran kencing, penumoni, kulit, influenza, covid dan saluran pencernaan. Bahkan dampak covid pada lansia menurut data CDC, 8 dari 10 pasien lanjut menderita covid itu meninggal. Itu berarti angka kematian pada lansia cukup tinggi yaitu 80%.

Disamping covid, pemerintah punya PR besar, yaitu ada influenza yang sering terjadi pada lanjut usia, yang tidak mendapat perhatian. Dan angka kematian influenza cukup tinggi dan sering menyebabkan hospitalisasi. Seseorang lanjut usia apabila terkena flu, beresiko tinggi pneumonia, serangan jantung, stroke.

Influenza, menurut dr. Suka,  70% bertanggung jawab terhadap opname di rumkit. Oleh sebab itu, lansia oerlu diberi vaksin influenza. Saat ini, vaksin influenza di Indonesia, masih harus bayar. Sementara vaksin influenza di negara lain disubsidi oleh pemerintah. 

Apalagi dengan kondisi adanya pandemi covid-19 dan influenza belum berakhir, maka bisa terjadi co-infeksi. Di mana kondisi dua-duanya, jika ada akan memperburuk kondisi lansia. “Jadi lebih jelek hasilnya. Kalau sudah divaksin mungkin pronogsisnya lebih rendah,” ujar dr. Suka.

Selain vaksin influenza, vaksin lain yang diperlukan di masa pandemi ini adalah vaksin pneumoni. Karena Covid biasanya sering diikuti dengan infeksi penumokokal. Kalau lansia dapat vaksin penumoni, maka prognoisisnya akan lebih baik. 

Jadi selama masa pandemi ini, vaksin yang dibutuhkan adalah Influenza, pneumonia dan covid-19. Ketiga vaksin ini melengkapi kekebalan dalam menghadapi pandemi. Sedangkan untuk vaksin lain bisa disesuaikan dengan kondisi. “Dilengkapi dulu covidnya, mari kita melakukan vaksinasi,” himbau dr. Suka.  (Dewi Retno untuk Geriatri.id)

Artikel Lainnya
Artikel
16 Agustus 2021 13:57 Wib
Artikel
11 Agustus 2021 05:54 Wib
Tags
Lansia
Vaksinasi
Covid-19
I Gusti Putu Suka Aryana
dr Suka