Kembali
×
Penyerapan Vaksinasi Lansia Masih Rendah
27 Juni 2021 08:13 WIB

Geriatri.id--Penyerapan vaksinasi bagi kelompok lanjut usia (lansia) masih sangat rendah. Padahal, lansia menjadi prioritas pemerintah karena tingkat risiko kematiannya tinggi kalau terpapar virus Covid-19 dan varian baru.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Alexander Ginting mengatakan, penyerapan vaksinasi bagi lansia masih sangat rendah. Ia pun heran penyerapan vaksinasi di kalangan lansia rendah padahal target sasaran vaksinasi untuk lansia sangat besar.

“Lansia adalah populasi rentan dan setengah dari yang meninggal itu lansia. Jadi ini kita pertajam kenapa lansia itu serapannya kecil sekali,” kata Alexander dalam diskusi Polemik MNC Trijaya bertajuk “Covid Gawat Darurat”, Sabtu (26/6/2021).

Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi tahap I dan tahap II untuk tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia. Alexander mengajak masyarakat di tingkat keluarga untuk ikut menyukseskan vaksinasi bagi lansia.

Vaksinasi terhadap tenaga kesehatan yang angka penyerapannya sudah mendekati 100 persen. “Vaksinasi sudah tapi belum mencakup seluruh komposisi dan profesi masyarakat yang ada, yang mendekati hampir 100 persen itu adalah nakes yang terdaftar,” kata Alexander.

Hingga saat ini, pemerintah terus mengupayakan pelaksanaan program vaksinasi secara optimal. Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit percepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan target 1 juta dosis per hari. Untuk mengejar target tersebut diperlukan pemanfaatan pos pelayanan vaksinasi dan optimalisasi Unit Pelaksana Teknis Vertikal Kementerian Kesehatan.

Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Maxi Rein Rondonuwu menerbitkan Surat Edaran nomor HK.02.02/I/1669/2021 tentang Percepat Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 melalui Kegiatan Pos Pelayanan Vaksinasi dan Optimalisasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Vertikal Kementerian Kesehatan. SE itu ditujukan kepada Seluruh Direktur RS Vertikal Kemenkes, Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan, seluruh direktur Poltekkes, dan seluruh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Pemerintah memiliki rencana melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan target vaksinasi 1 juta dosis per hari melalui penyediaan vaksin dan logistik vaksinasi COVID-19 yang memenuhi persyaratan mutu, efikasi dan keamanan. Semua pihak perlu bersinergi dan berkolaborasi untuk dapat mempercepat program vaksinasi nasional sehingga kekebalan kelompok bisa segera tercapai.

Dalam SE itu dinyatakan percepatan vaksinasi COVID-19 dapat dilakuan melalui kegiatan pos pelayanan vaksinasi dan bekerjasama dengan TNI, Polri, Organisasi masyarakat, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Vertikal Kementerian Kesehatan seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, Poltekkes serta peran aktif dunia usaha.

“Pos pelayanan vaksinasi Kemenkes di antaranya ada di Hang Jebat dan semua UPT Vertikal Kementerian Kesehatan, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, dan Poltekkes. Pos pelayanan tersebut dapat memberikan pelayanan kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP,” ungkap SE yang diterbitkan tanggal 24 Juni 2021 itu. (ymr | Foto Pixabay)

Artikel Lainnya
Artikel
16 Agustus 2021 13:57 Wib
Artikel
11 Agustus 2021 05:54 Wib
Tags
Lansia
Vaksinasi
Covid-19
Alexander Ginting
Maxi Rein Rondonuwu
Kementerian Kesehatan